SEMOGA SEMUA MAKHLUK HIDUP BERBAHAGIA..SADHU...SADHU...SADHU...

Thursday, June 3, 2010

ANTARA LIDAH DAN SENDOK

Oleh Bhikkhu Uttamo

Bagaikan lidah yang dapat merasakan setiap rasa sayur yang melewatinya, demikian pula orang bijaksana dapat mengerti Dhamma walaupun baru sejenak mengenalnya (Dhammapada Bala Vagga 65).


Di dalam Dhammapada dikatakan ada dua jenis perkenalan dengan Dhamma. Yang pertama adalah perkenalan biasa-biasa, selanjutnya tetap biasa-biasa saja. Diibaratkan seperti sendok. Sendok tidak pernah kepedasan. Tidak pernah begitu menyentuh lombok langsung berteriak kepedasan. Kenapa? Karena sendok tidak punya rasa. Menyendok sambal bisa, kuah juga mau. Apa saja boleh diambil dengan sendok. Menyendok yang baik dan menyendok yang jelek bisa pula. Sendok tidak bereaksi, karena dia tidak pernah merasakan rasa apapun yang menempel di tubuhnya.

Begitu juga dengan umat yang termasuk jenis ini. Datang ke vihara, ikut puja-bhakti, baca paritta, dan meditasi. Termasuk ngantuk dan melamunnya... Satu kali, dua kali, tiga kali, empat kali, satu bulan, dua bulan, setahun, dua tahun sampai sepuluh tahun mengenal Dhamma tetapi masih tetap biasa-biasa.

Ketika ditanya, setelah mengenal Dhamma selama sepuluh tahun apakah masih emosi? Jawabnya, masih. Apakah setelah mengenal dhamma sudah bisa meditasi? Belum. Beginilah jenis yang pertama, selalu mengantarkan sayur ke dalam mulut, tapi tiada pernah merasakan.

Namun ada jenis perkenalan dengan Dhamma yang mulanya biasa-biasa, selanjutnya makin menggebu-gebu. Ibaratnya lidah. Lidah itu luar biasa. Seandainya satu butir nasi dimasukkan ke dalam hamburger yang kita makan, pasti kita akan dapat merasakan nasi itu. Karena lidah kita sudah terbiasa dengan rasanya, meskipun cuma satu butir. Itulah kehebatan lidah. Luar biasa.

Demikian pula dalam mengenal Dhamma. Menjadi umat Buddha bukan dilihat sudah berapa lama sudah jadi umat Buddha. Itu bukan jaminan. Tetapi, yang penting adalah sudah seberapa jauh kita merasakan nikmatnya Dhamma.

Sabbam rasam dhammaraso jinati. Dari seluruh rasa, rasa Dhammalah yang paling unggul (Dhammapada Tanha Vagga 354)
Selengkapnya...

JADWAL KEBAKTIAN

Malam Cap Go & Ce It : KebaktianUmum
Jam 19.00 s/d Selesai

Malam Uposata penangalan Imlek Tgl 1,8,15 dan 22
Jam 19.00 s/d Selesai ( Kebaktian Umum )

Malam Minggu : Kebaktian Remaja
Jam 19.00 s/d Selesai

Malam Senin : Kebaktian Pemuda Pemudi
Jam 19.00 s/d Selesai

Minggu Pagi : Sekolah Minggu Buddhis
Jam 09.00 s/d Selesai

Vihara Tri Dharma Cariya

Vihara Tri Dharma Cariya
klik foto ini

TOLONG ISI DONG SARAN & KRITIK DI SINI


ShoutMix chat widget

LINK SAHABAT

Mau lihat Foto Perayaan waisak

Mau lihat Foto Perayaan waisak
klik di foto ini

Followers

PENGUNJUNG

 

Copyright © 2009 by WELCOME TO